PROYEKSI PETA TERBARU

Agustus 5, 2009

MACAM2 PROYEKSI PETA

oronteusfinnaeusmap

PROYEKSI PETA

Juli 30, 2009

Baca entri selengkapnya »

TUGAS GEOGRAFI BUAT PAK ALEX.

Mei 24, 2009

1.TERUMBU KARANG LEBIH BANYAK TERDAPAT DI DAERAH TROPIS DIBANDINGKAN DAERAH SUBTROPIS, karena umumnya terdapat pada perairan yang relatif dangkal dan jernih. Suhunya hangat ( lebih dari 22 derajat celcius), memiliki kadar karbonat tinggi. Laut di daerah tropis memiliki kadar karbonat yang lebih tinggi di bandingkan dengan laut di daerah sub tropis karena kadar sinar mataharinya lebih banyak dibandingkan di daerah sub tropis. Oleh sebab itu terumbu karang lebih banyak terdapat di daerah tropis dibanding daerah sub tropis, sebab intensitas sinar matahari di daerah tropis lebih banyak dibanding di daerah tropis. Di daerah tropis intensitas sinar matahari yang begitu besar menyebabkan terumbu karang hidup lebih baik dibandingkan di daerah sub tropis . Intensitas sinar matahari yang begitu besar diperlukan karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis, sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya. Makhluk hidup di perairan laut dapat bertahan hidup di suhu yang hangat karena cukup menerima intensitas atau cahaya matahari sehingga mereka mendapat oksigen hidup di perairan laut.

2. ASAL MULA TERBENTUKNYA ATOL (TERUMBU KARANG) yaitu dalam proses alamiah, sering terjadi pertumbuhan organisme tertentu dalam laut di bagian yang dangkalnya. Bila organisme itu mati, sisa kerangkanya membentuk karang yang sangat keras dan disebut dengan terumbu karang. Terumbu karang terdiri atas senyawa kalsium karbonat (zat kapur). Organisme yang baru selanjutnya tumbuh lagi di atas terumbu karang tadi dan begitulah seterusnya. Dalam proses alamiah lainnya, dapat terbentuk atol, yaitu terumbu karang yang berbentuk melingkar dan biasanya mengelilingi laguna (laut dangkal di tengahnya).

3. MORFOLOGI LAUT DI TINJAU DARI KEDALAMAN,

A. ZONA LITORAL

bagian lautan yang terletak di antara kondisi saat air laut pasang naik dan pasang surut

B. ZONA NERITIK

bagian lautan yang dalamnya berkisar antara 50-150 m. Wilayah ini dapat tembus oleh cahaya matahari sehingga kehidupan hewan dan tumbuhan paling banyak berada di wilayah ini.

C. ZONA BATIAL

bagian lautan yang dalamnya 150-2000m, sehingga cahayakan masih dapat matahari tidak dapat menembus sampai dasar laut. Jenis binatang hidup di kedalaman ini, tetapi tumbuhan jauh berkurang dibanding zona neritik.

D. ZONA ABISAL

bagian lautan yang dalamnya lebih dari 2000m, suhu wilayah ini sangat rendah, sehingga sudah tidak ada lagi tumbuhan. Beberapa hewan laut ada yang mampu hidup di zona ini.

E. BASIN

dasar laut yang dalam berbentuk menyerupai baskom besar.

4. TIPE PANTAI DAN CONTOHNYA,

A. PANTAI DATAR >  bentuknya mendatar. Banyak dijumpai di Indonesia (Ancol di DKI Jakarta, Anyer di Banten).

B. PANTAI LAGUNA > pantai yang menyerupai bentuk seperti danau di dekat pantai. Pantai tersebut seperti tertutup oleh lingkaran batu karang yang menghalangi ombak dari lautan lepas langsung masuk ke pantainya. Biasanya disebut danau laut atau laguna.

C. PANTAI BERPASIR > bentuknya landai atau datar dengan dominasi pasirnya yang sangat banyak. (Parangtritis di Yogyakarta)

D. PANTAI CURAM (CLIFF) >  pantai yang berbentuk dinding2 curam. (Selatan Jawa dan Barat Sumatera)

E. PANTAI FYORD > pantai yang mempunyai bentuk seperti huruf U yang curam. Terjadi akibat adanya proses es menuju laut di negara beriklim dingin.

F. PANTAI EUSTARIA >  berbentuk seperti corong. Terdapat di muara sungai atau tempat bertemunya air sungai dan laut.

5. DAERAH ESTUARIA KADAR SALINITASNYA RENDAH,

Salinitas di estuaria dipengaruhi oleh musim, topografi estuaria, pasang surut, dan jumlah air tawar. Pada saat pasang-naik, air laut menjauhi hulu estuaria dan menggeser isohaline ke hulu. Pada saat pasang-turun, menggeser isohaline ke hilir. Kondisi tersebut menyebabkan adanya daerah yang salinitasnya berubah sesuai dengan pasang surut dan memiliki fluktuasi salinitas yang maksimum (Nybakken, 1988).

Rotasi bumi juga mempengaruhi salinitas estuaria yang disebut dengan kekuatan Coriolis. Rotasi bumi membelokkan aliran air di belahan bumi. Di belahan bumi utara, kekuatan coriolis membelokkan air tawar yang mengalir ke luar sebelah kanan jika melihat estuaria ke arah laut dan air asin mengalir ke estuaria digeser ke kanan jika melihar estuaria dari arah laut. Pembelokkan aliran air di belahan bumi selatan adalah kebalikan dari belahan bumi utara (Nybakken, 1988).

Salinitas juga dipengaruhi oleh perubahan penguapan musiman. Di daerah yang debit air tawar selama setengah tahun, maka salinitasnya menjadi tinggi pada daerah hulu. Jika aliran air tawar naik, maka gradient salinitas digeser ke hilir ke arah mulut estuaria (Nybakken, 1988). Pada estuaria dikenal dengan air interstitial yang berasal dari air berada di atas substrat estuaria. Air interstitial, lumput dan pasir bersifat buffer terhadap air yang terdapat di atasnya. Daerah

intertidal bagian atas (ke arah hulu) mempunyai salinitas tinggi daripada daerah intertidal bagian bawah (ke arah hilir).

6. VARIASI TEMPERATUR AIR LAUT
Air laut mempunyai kedalaman yang berbeda-beda. Kedalaman tersebut dapat mempengaruhi sejauh mana sinar matahari dapat menembus. Semakin dalam laut tersebut maka semakin rendah pula temperaturnya.  Karena air laut kurang mendapat sinar matahari. Karena matahari mengandung suhu panas yang dapat menaikkan temperatur.
7. PERAIRAN DI SEKITAR PADANG LAMUN RELATIF TENANG, Tanaman yang biasa disebut seagrass ini merupakan tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang menyesuaikan diri hidup terbenam di dalam laut. Karena kemampuan adaptasinya, tumbuhan ini mampu hidup di lingkungan laut atau medium air asin. Disebut padang lamun, karena ia tumbuh dalam satu kawasan luas, yang jika dilihat mirip dengan bentangan padang rumput di darat. Tanaman lamun bisa hidup normal dalam keadaan terbenam, dan mempunyai sistem perakaran jangkar (rhizoma) yang berkembang baik. Mengingat pada dasarnya tak berbeda dengan tanaman darat, maka lamun punya keunikan yaitu memiliki bunga dan buah yang kemudian berkembang menjadi benih. Semuanya dilakukan dalam keadaan terbenam di perairan laut. Hal inilah yang menjadi perbedaan nyata lamun dengan tumbuhan yang hidup terbenam di laut lainnya seperti makro-alga atau rumput laut (seaweed). Untuk bisa hidup normal, akar tanaman lamun cukup kuat menghujam ke dasar perairan tempat tumbuh. Akar ini tidak berfungsi penting dalam pengambilan air –sebagaimana tanaman darat– karena daun dapat menyerap nutrien (zat gizi) secara langsung dari dalam air lat. Tudung akarnya dapat menyerap nutrien dan melakukan fiksasi nitrogen. Sementara itu, untuk menjaga agar tubuhnya tetap mengapung dalam kolom air, lamun dilengkapi dengan rongga udara.
Lamun tumbuh subur terutama di daerah terbuka pasang surut dan perairan pantai yang dasarnya bisa berupa lumpur, pasir, kerikil, dan patahan karang mati, dengan kedalaman hingga empat meter. Malah di perairan yang sangat jernih, beberapa jenis lamun ditemukan tumbuh di kedalaman 8 hingga 15 meter.

Hal inilah yang menyebabkan perairan di sekitar padang lamun lebih tenang, karena padang lamun itu ibarat hutan yang di tanam di perairan laut yang berfungsi menangkal air laut , karena padang lamun memiliki akar yang tertanam di dasar laut sangat kuat dan berfungsi untuk menahan arus dan gelombang laut serta sebagai tempat tinggal yang nyaman bagi biota yang hidup di dalamnya.

8. FUNGSI MANGROVE BAGI EKOSISTEM

- sebagai tempat penyedia nutrien bagi biota perairan agar biota perairan tidak punah

- mencegah abrasi

-mencegah masuknya logam

- tempat berkembang biaknya berbagai macam jenis ikan

- sebagai penghalang terjadinya pengikisan tanah oleh air laut

- dapat menyerap limbah

- penahan dari ombak

9. DI SELATAN JAWA TIDAK TERDAPAT HUTAN MANGROVE, Pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa (PPSPJ)

Pada dasarnya, pola sebaran mangrove sangat tergantung dengan karakteristik habitat dan daya adaptasi mangrove sendiri. Seperti diketahui, salah satu daerah yang “disukai” mangrove sehingga dijadikan tempat tinggalnya adalah sebuah tempat yang memiliki karakteristik gelombang laut nan kecil di lokasi yang teduh dan terlindung.

Sebuah tempat di PPSPJ, bernama Parangtritis, walaupun ada sedikit spesies mangrove yang ditemukan (jadi, di PPUPJ mangrove tetap tumbuh tapi tidak tumbuh atau terdistribusi secara normal), namun tak teridentifikasi adanya tegakan murni dari spesies mangrove mayor seperti Rhizophora, Sonneratia dan jenis perintis lainnya. Mengapa mangrove absen di daerah ini? Satu jawaban pasti karena Parangtritis memiliki gelombang besar. Bahkan menurut catatan, keganasan gelombang pantainya telah seringkali menelan korban manusia.

PPSPJ yang langsung berbatasan dengan samudera luas, adalah juga salah satu penyebab mengapa mangrove tidak ditemukan di pesisir selatan ini. Seperti yang telah diutarakan di atas bahwa tak adanya batasan pulau dan lekukan seperti tanjung dan teluk, mengakibatkan PPSPJ menjelma sebagai sebuah tempat datar alias flat tanpa pelindung, sehingga tak mampu melindungi mangrove dari terpaan gelombang besar. Untuk itulah, mangrove absen di daerah ini.

XI SOS 2 – 29 RACHEL PARDEDE

Terumbu karang, Padang lamun, Mangove lagi

Mei 13, 2009

TERUMBU KARANG

Terumbu karang (coral reef ) merupakan ekosistem yang khas daerah tropis. Selain mempunyai produktivitas organic yang tinggi, ekosistem ini memiliki keanekaragaman biota yang ada di dalamnya. Komponen biota terpenting di suatu terumbu karang ialah hewan karang batu (stony coral), hewan yang tergolong Scleractinia yang kerangkanya terbuat dari bahan kapur. Selain memiliki nilai keindahan ( estetika ) dan pelindung pantai, terumbu karang melabuhkan berbagai Janis ikan karang, udang karang, rumput laut, teripang dan jenis – jenis moluska yang merupakan komoditi yang mempunyai nilai ekonomi penting. Kehadiran jenis – jenis komoditas tersebut menjadikan terumbu karang sebagai daerah penangkapan ikan yang potensial bagi nelayan. Terumbu karang di perairan kabupaten Supiori terdiri dari 3 type, yaitu terumbu karang tepi (fringing reefx). Terunbu karang cincin (atol), dan terumbu karang tambalan (patch reefs). Terumbu karang tepi merupakan terumbu karang yang paling umum di jumapi Karena tumbuh dan bekembag sepanjang perairan pantai. Terumbu karang di jumpai di pulau supiori, pulau – pulau isebelah utara, selatan dan timur pulau Supiori. Terumbu karang atol adalah terumbu karang yang tumbuh dan berkembang seperti cincin. Terumbu karang jenis ini dapat dijumpai dikepulauan Mapia. Pulau-pulau mapia merupakan hasil perkembangan dari teumbu karang atol. Terumbu karang tambalan merupakan terumbu karang yang masih tahap pertumbuhan dan masih tetap berada dalam peraian bila terjadi pasang surut air. Terumbu karang ini banyak terdapat di pesisir baratpulau supiori dan perairan antara pulau Meosbefondi dan pulau Supiori. Bagi nelayan kawasan ini merupakan daerah penangkapan ikan karang yang potensial. Kondisi terumbu karang di propinsi supriori cukup beragam. Berdasarkan hasil kajian mitra pesisir Biak (2004) kondisi terumbu karang di perairan pulau-pulau kecil di distrik supriori selatan yang dipelajari berdasarkan presentase tutupan karang hidup secara rata-rata sebesar 29,15 %. Berdasarkan kondisi ini kondisi terumbu karang di peraiaran tersebut berada dalam kondisi sedang ( KEPMEN LH No. 04 Tahun 2001). Terrumbu karang dibawah kawasan ini terdiri atas 72 jenis yang mewakili 27 marga dan 13 famili. Jenis karang batu yang dominan berasal dari marga porites, pocillopoa, montipora, acropora, dan karang lunak ( soft coral ).

PADANG LAMUN

Lamun merupakan tumbuhan berbunga yang beradaptasi hidup terbenam dalam laut. Tumbuhan ini terdiri dari atas akar, daun dan tangkai-tangkai merayap (rhoizome). Lamun hidup pada peraiaan dangkal yang agak berpasir dan sering dijumpai di terumbu karang.pada tempat yang terlindung lamun berkembang dengan baik dan menutupi suatu kawasan yang luas sehingga membentuk padang lamun. secara ekologis lamun berfungsi sebgai produsen primer, pendaur zat hara, tempat berpijah, dan mencari makan berbagai jenis biota laut, stabilisator dasar, perangkap sedimen dan penahan abrasi. Jenis-jenis lamun yang terdapat diperaiaran pesisir pulau-pulau kabupaten supriori adalah halodude pinifolia, halodude ulinevis, thalassia hemprichii, enhalus acroides, syringodium isotifolium, cymodecea serrulata dan cymodeceae rontunandata. Setengah dari jumlah jenis – jenis lamun di perairan Indonesia sebanyak 13 jenis lamun ditemukan di perairan pantai pulau – pulau Kabupaten Supiori.

HUTAN MANGROVE

Mangrove merupakan komunitas tumbuhan berkayu yang khas terdapat di sepanjang pantai terlindung atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Hutan mangrove sering pula disebut sebagai hutan pantai, hutan pasang surut, hutan payau atau hutan bakau. Mangrove berfungsi menjebak dan menahan sedimen, merendam badai pantai dan energy gelombang, memberi perlindungan bagi juvenile ikan dan biota avertebrata dan mengasimilasi nutrient untuk dikonversi menjadi jaringan tumbuhan, control terhadap erosi, menetralisasi limbah cair dan sebagai sanctuary kehidupan liar ( Clark, 1982). Di Kabupaten Supiori, hutan mangrove ditemukan di sepanjang pesisir Distrik Supiori Timur sampai Distrik Supiori Selatan dan beberapa pulau kecil di Distrik Supiori Selatan.

Terumbu karang, padang lamun, mangrove

Mei 13, 2009

Terumbu Karang


Terumbu karang adalah hamparan yang sebagian besar biota penyusunnya adalah koloni karang, dimana koloni karang tersusun dari polip karang dari spesies yang sama yang berada pada satu rangka skeleton. Terumbu karang  termasuk ekosistem yang paling tua di bumi ini. Waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh adalah antara 5000 sampai 10.000 tahun . Manfaat terumbu karang antara lain sebagai pelindung pantai dari hempasan ombak, tempat asuhan dan berkembang biak bagi ikan, menyediakan sumber protein bagi masyarakat, menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perlindungan bagi mahluk laut, menyediakan lapangan kerja melalui perikanan dan pariwisata, dan sebagai salah satu sumber obat-obatan untuk berbagai macam penyakit. Untuk melestarikan Terumbu karang dapat melakukan hal –hal seperti : jangan membeli souvenir atau barang-barang yang terbuat dari karang atau mahluk laut lainnya seperti karang yang dikeringkan, ikan buntal yang diawetkan, kerang-kerang besar dan lain-lain. Jangan menyentuh, berdiri di atas karang, atau mengunpulkan karang ketika sedang bermain dilaut atau snorkeling. Jika anda adalah seorang penyelam, perhatikan gerakan fin, tabung, dan alat selam lainnya, jangan sampai membentur karang. Jika anda memiliki akuarium air laut, pastikan anda membeli ikan-ikan yang tidak ditangkap menggunakan racun.

Padang Lamun


Padang lamun adalah sejenis padang ilalang laut yang tumbuh subur di dasar perairan dangkal, dimana sinar matahari dapat menembus dasar perairan sehingga memungkinkan padang ilalang tersebut berfotosintesis. Pada ekosistem lamun dapat dijumpai berbagai jenis biota pemakan daun lamun seperti : ikan baronang, penyu, dugong, lola dan udang. Manfaat padang lamun selain berfungsi sebagai produsen atau penghasil makanan adalah sebagai tempat berlindung, bertelur, memijah, dan membesarkan anak bagi biota laut. Selain itu, padang lamun juga mempunyai akar yang berfungsi untuk menstabilkan substrat (dasar laut), mencegah abrasi/erosi, mengurangi kekeruhan, menjebak zat hara, nutrien dan sedimen. Bagi kehidupan manusia manfaat padang lamun diantaranya, daunnya dapat dibuat atap rumah., makanan ternak, anyaman, dan kasur. Selain itu, dapat

Mangrove


Mangrove adalah komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove atau bakau yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut, pantai berlumpur atau berpasir, seperti pohon api-api (Avicennia spp.), bakau (rhizophora spp.) Manfaat Mangrove antara lain sebagai peredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi dan pengikisan pantai oleh air laut, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen, sebagai penghasil sejumlah besar detritus bagi plankton yang merupakan sumber makanan utama biota laut, sebagai daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding grounds), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang dan biota laut lainnya, sebagai habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptilia (biawak, ular), dan mamalia (monyet),  sebagai penghasil kayu konstruksi, kayu bakar, bahan baku arang, dan bahan baku kertas dan sebagai tempat ekowisata. Sumber – sumber pengrusakan hutan mangrove diantaranya adalah usaha tambak udang, penebangan kayu dan logging, penambangan minyak lepas pantai, pencemaran bibir pantai, tourism, urbanisasi dan perluasan wilayah, dan pembangunan jalan dan infrastruktur.

MANGROVE

Mei 13, 2009

Hutan Mangrove

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut. Tumbuhan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Umumnya mangrove mempunyai sistem perakaran yang menonjo yang disebut akar nafas (pneumatofor). Sistem perakaran ini merupakan suatu cara adaptasi terhadap keadaan tanah yang miskin oksigen atau bahkan anaerob.
htn-baka.jpg (220111 bytes) Hutan mangrove juga merupakan habitat bagi beberapa satwa liar yang diantaranya terancam punah, seperti harimau sumatera (Panthera tigris sumatranensis), bekantan (Nasalis larvatus), wilwo (Mycteria cinerea), bubut hitam (Centropus nigrorufus), dan bangau tongtong (Leptoptilus javanicus, dan tempat persinggahan bagi burung-burung migran.

Beberapa jenis mangrove yang terkenal:
- Bakau (Rhizopora spp.)
- Api-api (Avicennia spp.)
- Pedada (Sonneratia spp.)
- Tanjang (Bruguiera spp.)
Peran dan   manfaat hutan mangrove :

> pelindung alami yang paling kuat dan praktis untuk menahan erosi pantai.

> menyediakan berbagai hasil kehutanan seperti kayu bakar, alkohol, gula, bahan penyamak kulit, bahan atap, bahan perahu, dll.

> mempunyai potensi wisata

> sebagai tempat hidup dan berkembang biak ikan, udang, burung, monyet, buaya dan satwa liar lainnya yang diantaranya endemik.

Jika hutan mangrove hilang :
+ abrasi pantai
+ dapat mengakibatkan intrusi air laut lebih jauh ke daratan
+dapat mengakibatkan banjir
+ perikanan laut menurun
+sumber mata pencaharian penduduk setempat berkurang

TERUMBU KARANG

Mei 8, 2009

Terumbu Karang

Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae. Hewan karang bentuknya aneh, menyerupai batu dan mempunyai warna dan bentuk beraneka rupa. Hewan ini disebut polip, merupakan hewan pembentuk utama terumbu karang yang menghasilkan zat kapur. Polip-polip ini selama ribuan tahun membentuk terumbu karang.

Zooxanthellae adalah suatu jenis algae yang bersimbiosis dalam jaringan karang. Zooxanthellae ini melakukan fotosintesis menghasilkan oksigen yang berguna untuk kehidupan hewan karang

Di lain fihak, hewan karang memberikan tempat berlindung bagi zooxanthellae.

corals2.gif (7817 bytes)

Gambar polip

terumbu9.jpg (295266 bytes) coralbig.jpg (68107 bytes)

Dalam ekosistem terumbu karang ada karang yang keras dan lunak. Karang batu adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Melalui proses yang sangat lama, binatang karang yang kecil (polyp) membentuk kolobi karang yang kental, yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polyp. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat dan kokoh, karang sebenarnya sangat rapuh, mudah hancur dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.
Peran dan   manfaat terumbu karang :
> sebagai tempat hdiupnya ikan-ikan yang banyak dibutuhkan manusia untuk pangan, seperti ikan kerapu, ikan baronang, ikan ekor kuning, dll.
> sebagai benteng ” pelindung pantai dari kerusakan yang disebabkan oleh gelombang atau ombak laut, sehingga manusia dapat hidup di daerah dekat pantai.
> sebagai tempat untuk wisata. Karena keindahan warna dan bentuknya, banyak orang berwisata bahari.

Luas terumbu karang  Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 60.000 km2. Terumbu karang yang dalam kondisi baik hanya 6,2 %. Kerusakan ini pada umumnya disebabkan 3 faktor :

  1. Keserakahan manusia
  2. Ketidaktahuan dan ketidakpedulian
  3. Penegakan hukum yang lemah

Pencemaran Air di sekitar kita

April 14, 2009

Penanggulangan terjadinya pencemaran air

Air merupakan sumber kehidupan manusia. Air adalah Sumber Daya Alam manusia yang dapat diperbaharui. Air sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup manusia termasuk dalam mata pencaharian, dan sangat perlu untuk dilindungi agar tetap dapat dimanfaatkan bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.  Setiap hari kita menggunakan air untuk mandi, memasak, minum, dan aktivitas lainnya. Tetapi, masyarakat kurang memperhatikan penggunaan air sehingga dapat menyebabkan air tercemar dan dapat menyebabkan dampak yang buruk. Berbagai penyakit terdapat di dalam air yang sudah tercemar. Hanya saja, masyarakat kadang tidak memperhatikan dampak yang disebabkan air yang tercemar.

Air merupakan komponen sumber daya alam yang sangat penting. Air harus dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Penggunaan air untuk berbagai manfaat dan kepentingan harus dilakukan secara bijaksana juga harus dengan memperhitungkan kepentingan generasi masa kini dan masa depan.

Air sebagai komponen lingkungan hidup akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Air yang berkualitas buruk mengakibatkan kondisi lingkungan hidup menjadi buruk, sehingga mempengaruhi kondisi kesehatan dan keselamatan manusia serta makhluk hidup lainnya. Penurunan kualitas air akan menurunkan daya guna, hasil guna, produktivitas, daya dukung, dan daya tampung dari sumber daya air, yang pada akhirnya akan menurunkan kekayaan sumber daya alam.

Menurut Wikipedia, Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Walaupun fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi dan banyak faktor lain juga dapat mengakibatkan perubahan yang besar terhadap kualitas air, hal ini tidak dapat dianggap sebagai pencemaran. Pencemaran air dapat disebabkan oleh banyak  hal. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.  Sampah organik seperti air comberan (sewage) dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air. Pencemaran air berdampak luas, misalnya dapat meracuni sumber air minum, meracuni makanan hewan, ketidakseimbangan ekosistem sungai dan danau, pengrusakan hutan akibat hujan asam, dan sebagainya. Di badan air, sungai dan danau, nitrogen dan fosfat (dari kegiatan pertanian) telah menyebabkan pertumbuhan tanaman air yang di luar kendali (eutrofikasi berlebihan). Pertumbuhan ini menyebabkan oksigen, yang seharusnya digunakan bersama oleh seluruh hewan/tumbuhan air, menjadi berkurang. Ketika tanaman air tersebut mati, dekomposisi mereka menyedot lebih banyak oksigen. Akibatnya, ikan akan mati, dan aktivitas bakteri menurun. Jika ikan mati,  mata pencaharian para nelayan dapat terhambat. Mereka hidup dari ikan yang ada di danau atau sungai. Kalau danau atau sungai itu tercemar dapat menyebabkan ikan mati dan para nelayan akan rugi besar. Ini sangat berpengaruh dalam bidang pertanian, perikanan juga sumber air.

Manusia juga berperan dalam terjadinya pencemaran air. Manusia yang menggunakan bahan-bahan kimiawi dan pembuangan serta pengolahan limbah yang tidak maksimal, semua disebabkan oleh manusia. Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air. Padahal, dampak tersebut juga akan dialami manusia. Manusia rugi karena perbuatannya sendiri. Manusia tidak berpikir secara panjang dengan tindakan yang mereka ambil akan berdampak di masa yang akan datang. Jika pencemaran air tidak dihentikan, kehidupan manusia dapat terancam. Sulitnya mendapatkan air yang sehat susah ditemukan. Karena itu, kita sebagai manusia harus menjaga sumber daya alam kita.

Untuk mencegah terjadinya pencemaran air, baiknya kita tidak menambah terjadinya bahan pencemar antara lain tidak membuang sampah rumah tangga, sampah rumah sakit, sampah/limbah industri secara sembarangan, tidak membuang ke dalam air sungai, danau ataupun ke dalam selokan. Dalam pengolahan limbah industri sebelum dibuang ke tempat pembuangan, harusnya dialirkan ke sungai atau selokan hendaknya dikumpulkan di suatu tempat yang disediakan, kemudian diolah, agar bila terpaksa harus dibuang ke sungai tidak menyebabkan terjadinya pencemaran air. Bahkan kalau dapat setelah diolah tidak dibuang ke sungai melainkan dapat digunakan lagi untuk keperluan industri sendiri. Baiknya kita tidak menggunakan pupuk dan pestisida secara berlebihan, karena sisa pupuk dan pestisida akan mencemari air di lingkungan tanah pertanian. Tidak menggunakan deterjen fosfat, karena senyawa fosfat merupakan makanan bagi tanaman air seperti enceng gondok yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air. Sampah padat dari rumah tangga berupa plastik atau serat sintetis yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme dipisahkan, kemudian diolah menjadi bahan lain yang berguna, misalnya dapat diolah menjadi keset. Sampah organik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme dikubur dalam lubang tanah, kemudian kalau sudah membusuk dapat digunakan sebagai pupuk. Pencemaran limbah industri dan rumah tangga menyebabkan pencemaran air tanah dan air permukaan. Hujan asam di berbagai kota termasuk di DKI Jakarta misalnya, menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, kerusakan dan kematian tanaman pertanian serta kerusakan hutan.

Pencemaran air yang telah terjadi secara alami misalnya adanya jumlah logam-logam berat yang masuk dan menumpuk dalam tubuh manusia, logam berat ini dapat meracuni organ tubuh melalui pencernaan karena tubuh memakan tumbuh-tumbuhan yang mengandung logam berat meskipun diperlukan dalam jumlah kecil.  Penumpukan logam-logam berat ini terjadi dalam tumbuh-tumbuhan karena terkontaminasi oleh limbah industri. Untuk menanggulangi agar tidak terjadi penumpukan logam-logam berat, maka limbah industri hendaknya dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan.

Proses pencegahan harus dimulai dari diri sendiri. Kesadaran masyarakat dalam hal ini patut diperhatikan. Langkah kecil sebagai pelajar yang dapat kita ambil adalah dimulai dari lingkungan paling kecil, misalnya rumah sendiri. Kita dapat menjaga selokan juga tidak membuang sampah atau menggunakan barang-barang yang mengandung kimia seperti detergen misalnya. Walau kita seorang pelajar, kita harus menunjukkan kepedulian kita terhadap air. Proses pencegahan terjadinya pencemaran lebih baik daripada proses penanggulangan. Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Maka dari itu, kalau masih mau merasakan kesegaran air, jagalah air kita dari sekarang sebelum terlambat!-rachel.XI SOS 2/29.SMA GONZAGA-

Hello world!

April 11, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.